Powered By Blogger

Monday, June 22, 2015

#30harimenulis, Hari 10 : Marco

Sebuah episode di akhir season salah satu TV Series, Better Call Saul. Episodenya sendiri Berjudul Marco.

Di episode ini Jimmy McGill, atau yang dikemudian hari dikenal oleh para penonton dengan nama Saul Goodman berada di persimpangan. Ada perpisahan dengan saudara kandungnya Chuck, juga perpisahan dengan sahabat baiknya Marco, mungkin juga perpisahan dengan firma hukum HMM,

Di scene terakhir Jimmy McGill yang sering mendapatkan bantuan dari mantan Polisi, Mike Ehremaut bertanya tentang apa yang membuat Mike, tegas akan prinsipnya. 
Mike sendiri dalam dialog pendek hanya menjawab, bahwa dia dikontrak untuk melakukan suatu pekerjaan dan dia lakukan itu. terlepas apa yang terjadi setelahnya ataupun peluang yang ia lepaskan Mike berkata itu sudah bukan urusannya.

Dari situ Jimmy pun menggumamkan kembali lagu eye of tiger, yang seakan akan memberikan penegasan apa yang akan ia lakukan ketika kesempatan itu datang lagi.

Dari episode ini juga, aku sedang merasakan hal yang sama. Berada di persimpangan.
Nilai nilai agama, sosial serta etika lah yang mencerminkan aku yang sekarang ini.

Seperti batu keropos yang terhipnotis dan merasa bahwa ia mutiara yang walaupun tenggelam dalam lumpur akan tetap bersinar.

Entahlah, sekali lagi waktu yang akan menegaskan siapa aku dan integritasku.
Apa benar aku batu bernilai atau hanya batu yang terkorosi oleh angin, air serta udara yang melembabkan.

No comments:

Post a Comment